REPRESENTASI PERBEDAAN KELAS DALAM CERPEN CINTA PERTAMA (CHŪLIÀN) KARYA MO YAN REPRESENTATION OF CLASS DISPARITY IN THE SHORT STORY OF FIRST LOVE (CHŪLIÀN) BY MO YAN
Penulis: Egiva Sontiva, Nurni Wahyu Wuryandari
Informasi
Tahun Publikasi2021
Jenis SumberGoogle Scholar
Abstrak
Cerpen Cinta Pertama karya Mo Yan menceritakan tentang kisah cinta pertama seorang siswa laki-laki berusia 9 tahun bernama Jin Tou kepada perempuan yang lebih tua darinya. Tiga penelitian terdahulu yang telah membahas cerpen ini semuanya menekankan unsur intrinsik cerita yang kuat, yaitu tokoh dan penokohan. Mereka menyatakan bahwa tokoh penting dari cerita adalah Jin Tou, Zhang Ruolan dan Du Fengyu, cinta pertama yang diraskan oleh Jin Tou adalah campuran dari kepolosan, kepahitan dan kebahagiaan yang diperankan oleh anak laki-laki yang memiliki karakter aneh, kesepian dan malang. Setelah ditelusuri, dan dikaji dengan pendekatan intrinsik dan mengacu pada sumber diluar cerpen, terungkap bahwa masalah yang dibahas di dalam cerpen adalah tentang persoalan kelas yang direpresentasikan oleh masing-masing tokoh dalam cerita. Penggambaran mengenai kelas sosial yang dihadrikan merupakan representasi dari permasalahan yang pernah terjadi di Cina. Cerpen Cinta Pertama mengambil latar sejarah dan kondisi sosial Cina pada periode setelah Revolusi Kebudayaan berakhir dan dibukanya kembali sekolah di Cina. Cerpen ini juga menyajikan bagaimana Mo Yan sebagai penulis melihat kondisi setelah masa Revolusi Kebudayaan di Cina sebagai bagian dari sejarah yang disampaikan melalui cerita cinta tokoh Jin Tou. Kata kunci: Cerpen “Cinta Pertama”; Kelas Sosial; Kondisi Sosial, Penokohan
Dokumen & Tautan
